Bantuan PIP Untuk SLB, Bukti Komitmen Pendidikan Untuk Semua
YOGYAKARTA-Sebanyak 110 murid di Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakarta menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan dari sejumlah, 25 diantaranya merupakan murid Sekolah Luar Biasa. Pemberian secara simbolis dilakukan terhadap sebanyak 10 murid jenjang Sd, SMP, SMA, SMK, dan SLB dalam acara bertajuk “Suara Inklusi”yang berlangsung di Pelataran Istana Gedung Agung, Yogyakarta, Rabu, 12 Agustus 2026 kemarin.
Selain pemberian PIP secara simbolis, dalam kegiatan yang dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti dan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Herdiati Soeharto, juga dilakukan penyerahan bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan secara simbolis kepada Sekolah Luar Biasa di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mendikdasmen, Abdul Muti, mengatakan pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh warga negara merupakan amanat konstitusi, termasuk bagi warga negara dengan kelainan fisik, intelektual, sosial, dan kondisi lainnya yang berhak memperoleh pendidikan khusus.
“Atas dasar itu semua, sesuai dengan asta cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen menghadirkan pendidikan yang bisa diakses oleh siapa saja, fleksibel, mudah dijangkau dengan pelayanan yang bisa memenuhi semuanya dengan dukungan pemerintah maupun dukungan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto mengapresiasi kolaborasi pemerintah, sekolah, orang tua, komunitas, dan masyarakat dalam menghadirkan ruang yang setara bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, kesempatan yang terbuka dapat membantu anak-anak menunjukkan kemampuan yang selama ini belum terlihat.
“Seringkali yang menjadi hambatan bukanlah keterbatasan yang dimiliki seseorang, melainkan cara pandang kita. Ketika masyarakat membuka pintu kesempatan, ketika sekolah memberikan ruang belajar yang setara, ketika dunia kerja memberikan kepercayaan, dan ketika lingkungan menerima setiap orang dengan hormat, maka kemampuan yang selama ini tersembunyi akan tumbuh dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ucap wanita yang akrab disapa Titiek ini.
Kegiatan “Suara Inklusi” berlangsung meriah dan menyenangkan di sekitar Panggung Utama di Pelataran Istana Gedung Agung hingga kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta bersama ratusan murid SLB.
Abdul Mu’ti dan Titiek mengunjungi SLB Tunas Bhakti untuk meresmikan revitalisasi sekolah, dan selanjutnya membaur bersama ratusan penyandang disabilitas. Selanjutnya, kegiatan kolaborasi Kemendikdasmen, Pemerintah Provinsi DIY, dan Pemerintah Kota Yogyakarta ini meninjau pameran karya seni siswa disabilitas.
SUMBER : https://puslapdik.kemendikdasmen.go.id/bantuan-pip-untuk-slb-bukti-komitmen-pendidikan-untuk-semua/